Telah diperbarui November 2019.

Pengolahan lubang tanam adalah titik awal penentu masa depan pohon buah anda.

Sebagus apapun kualitas bibit yang anda tanam…

Semahal apapun pupuk yang anda gunakan…

Dan sebaik apapun perawatan yang anda lakukan…

Semua itu akan percuma, apabila pengolahan lubang tanam di awal tidak anda laksanakan sebagaimana mestinya.

Kecuali…

Jika anda berkebun di kawasan yang sangat subur.

Sayangnya, tempat seperti itu sudah langka sekarang.

Mau tidak mau, suka atau tidak… pengolahan lubang tanam harus dilakukan setiap kali akan menanam pohon buah. Baik tanam di lahan kebun maupun di pekarangan rumah.

Begini ceritanya:

Selama ini banyak penghobi yang mengeluh pohon buah mereka pertumbuhannya lambat, kurus, bahkan tidak bertambah besar meskipun sudah berbulan-bulan ditanam.

Lebih parah lagi, ada yang sudah berumur tahunan tapi ukurannya masih segitu-gitu aja.

Apakah anda mengalaminya?

Jika iya…

Coba ingat kembali, sudahkah anda mengolah lubang tanam dengan cara yang benar saat proses awal tanam dulu.

Bisa jadi… anda tidak melakukan langkah yang seharusnya.

Sehingga berdampak buruk terhadap pertumbuhan pohon buah anda
dalam jangka panjang.

Tapi jangan khawatir!

Karena anda tidak sendirian. Banyak penghobi di luar sana mengalami kasus yang sama.

Atas dasar itulah saya menulis artikel ini. Saya ingin berbagi kepada anda teknis mengolah lubang tanam yang benar sesuai petunjuk pakar pertanian.

Semoga tulisan ini bermanfaat. Jika berkenan, mohon share juga artikel ini ke teman dan kerabat anda. πŸ™‚

A.Β Lubang Tanam = KUNCI SUKSES

Menanam di pekarangan rumah
(source: treeoflife-dkv.blogspot.com)

Anda pernah lihat kolam ikan?

Dalam dunia perikanan…

Untuk menghasilkan ikan berkualitas tinggi sangat ditentukan oleh pengolahan kolam yang tepat. 

Mulai dari pemilihan ukuran kolam, pembuatan lumpur bernutrisi untuk bagian dasar kolam, hingga pemilihan jenis dan mutu air.

Sebagus apapun benih ikan yang dipelihara, sebanyak apapun pakan yang diberikan, semahal apapun vitamin yang digunakan. Semua itu tidak ada manfaatnya jika pengolahan kolam di awal sudah salah.

Yang terjadi biasanya, ikan akan berangsur-angsur mati akibat kondisi kolam yang tidak mendukung untuk bertahan hidup.

Kasus di atas berlaku juga dalam dunia pertanian. Berikut perumpamaannya:

  • Ikan = Tanaman
  • Kolam = Lubang Tanam
  • Lumpur= Pupuk Dasar (yang dimasukkan ke lubang tanam)
  • Air = Tanah
  • Pakan Ikan = Pupuk Susulan (yang diberikan rutin setiap bulan)
  • Vitamin = Hormon Tanaman

Sampai di sini, anda sudah dapat gambaran besarnya, kan?

Sehingga tidak perlu saya jelaskan lebih detail lagi seberapa penting mengolah lubang tanam bagi tanaman. Biar artikel ini nggak panjang. πŸ˜€

B. Prosedur membuat lubang tanam STANDAR pakar pertanian

Lubang tanam pohon buah
(source: brunosallotmentblog.wordpress.com)

Dalam hal ini saya tidak memiliki teknis sendiri. Jadi, saya mengikuti prosedur standar yang diajarkan oleh pakar pertanian dari berbagai literatur.

Berikut prosedurnya:

Langkah 1: Menggali lubang

Buatlah lubang berukuran minimal 50x50x50cm untuk tipe tanah gembur, atau minimal 75x75x75cm untuk tipe tanah keras dan padat.

Pada prinsipnya:

“Semakin besar ukuran lubang tanam, maka semakin baik dalam menunjang pertumbuhan tanaman.”

Namun untuk lubang dengan lebar di atas 80x80cm, kedalamannya cukup 50cm saja.

Saat proses penggalian, tanah hasil galian dipisahkan menjadi 2 bagian yaitu; tanah galian atas dan bawah sebagaimana ilustrasi berikut:

Pembuatan Lubang Tanam

Langkah 2: Memberikan pupuk kandang & kapur pertanian

Kemudian tanah galian atas dicampur pupuk kandang (kotoran kambing / sapi) sebanyak 1 karung beras 25 kg dan kapur pertanian sebanyak 1 kg.

Aduk hingga rata!

Pupuk kandang yang digunakan harus sudah matang atau sudah disimpan lama, ciri-cirinya tidak bau menyengat lagi dan berwarna gelap seperti tanah.

Langkah 3: Mengering-anginkan lubang tanam

Setelah selesai memberikan pupuk dasar, kering-anginkan lubang tanam selama 2-4 minggu supaya gas beracun menguap dan bibit hama-penyakit dalam tanah dan lubang bisa mati terpapar sinar matahari.

Langkah 4: Memasukkan tanah ke dalam lubang dan memberikan pupuk NPK 16-16-16

Setelah melewati masa pengeringan, tanah galian dimasukkan kembali ke dalam lubang dengan posisi seperti semula, yaitu masukkan terlebih dahulu tanah galian bawah, lalu dilanjutkan tanah galian atas.

Jika sudah, taburkan pupuk NPK 16-16-16 sebanyak 100 gram merata di atas permukaan tanah. Lalu aduk dengan cangkul hingga pupuk terbenam ke dalam tanah.

Terakhir, siram lubang tanam sebanyak 2-3 ember air supaya pupuk NPK segera diurai oleh bakteri tanah.

Langkah 5: Menanam bibit buah ke lubang tanam

Penanaman bibit buah ke lubang tanam dilakukan 1 minggu setelah Langkah 4 dilaksanakan.

Apabila bibit ditanam pada hari yang sama atau berdekatan dengan pemberian pupuk NPK, dikhawatirkan bibit mengalami keracunan akibat pupuk yang belum terurai oleh bakteri tanah.

C. Solusi pohon buah yang terlanjur ditanam TANPA pengolahan lubang tanam

Pemupukan pohon jeruk
(source: balitjestro.litbang.pertanian.go.id)

Sekarang timbul satu pertanyaan:

“Gimana kalo saya sudah terlanjur tanam dan tidak ada pengolahan lubang tanam saat itu?”

Tenang saja, segala masalah pasti ada solusinya.

Berikut panduannya:

1. Jika tinggi pohon < 150cm

Apabila pohon buah anda masih berukuran kecil, maka bisa dibongkar dan dipindah ke lubang tanam baru.

Sebelum tanaman dibongkar, pangkas terlebih dahulu daunnya sebanyak 50-75 % untuk mengurangi stress akibat banyak akar yang putus.

Jika di daerah anda cuacanya sangat panas, maka pohon perlu diberi naungan peneduh dari karung / kardus / paranet atau semisalnya supaya tanaman tidak mati akibat cekaman panas matahari.

2. Jika tinggi pohon > 150cm

Pertama… gali parit sedalam 30cm dan lebar 30cm mengelilingi tanaman dengan jarak 1 meter dari batang pohon.

Kedua… masukkan pupuk kandang kotoran kambing / sapi ke dalam parit hingga penuh.

Ketiga… tutupi parit dengan tanah hasil galian supaya pupuk kandang tidak terpapar sinar matahari.

Keempat… taburkan kapur pertanian sebanyak 3 kg merata di atas permukaan tanah sekitar tanaman.

Kelima… siram dengan air sebanyak-banyaknya merata di sekitar tanaman.

Keenam… 1 bulan kemudian berikan pupuk NPK 16-16-16 sebanyak 1 kg dengan cara dibenamkan ke dalam tanah mengelilingi batang pohon berjarak 50 cm dari batang.

*) Catatan:

Khusus tanaman merambat seperti ANGGUR tidak berlaku di sini. Anda harus memindahkannya ke lubang tanam baru dan melakukan pemangkasan batang untuk mengurangi ukurannya.

Selesai! πŸ˜€