Buah anggur jadi “asem” karena metode pemupukan ini (Anda jangan ikut-ikutan)
Pertanyaan dari seseorang:
Saya punya anggur dixon, saat ini sdh berbuah dan panen. Buah besar airnya banyak, garing tetapi kenapa rasanya asam?
Anggur saya panen 130 HSP. Buahnya besar2 dan ada 22 dompol dgn total berat panen 3 kg. Kondisi pohon bagus tdk berjamur, tdk dirusak serangga.
Saat pemeliharaan buah jumlah daunnya banyak, lebih 15 daun diatas buahnya. Pemupukan saat pemeliharaan buah: NPK + MgSO4 + KNO3 putih.
KNO3 diberikan sejak buah msih kecil sampai buah dipetik.
Tolong rekomendasinya… agar bisa manis bagaimana?
Ada dua pertanyaan besar di sini:
- Kenapa rasa buahnya asam?
- Bagaimana membuatnya manis?
Ayo kita bahas.
Jika pohon anggur dalam kondisi SEHAT secara keseluruhan.
Tidak ada jamur. Hama.
Buahnya banyak. Besar-besar. Mulus.
Maka masalahnya ada di “pemupukan”.
Pohon anggur membutuhkan banyak unsur hara Nitrogen (N) selama fase pembesaran buah. Dimulai sejak bakal buah terbentuk (fruit set) → hingga berubah warna (veraison).
Pemberian pupuk NPK dan KNO3 Putih yang mengandung nitrogen 16% dan 13% sudah cukup memenuhi kebutuhan tersebut.
Cukup untuk menghasilkan buah anggur berkualitas unggul.
Tapi, akan menjadi masalah “besar” jika…
Kedua pupuk ini diberikan selama fase veraison hingga panen—yang merupakan fase penting tanaman memproduksi zat gula buah.
Orang-orang berpikir, “Biar rasa buah makin manis, pohon dipupuk KNO3 putih aja. Karena mengandung Kalium (K) tinggi”.
Memang benar…
Unsur kalium sangat penting untuk meningkatkan kadar gula buah. Tapi akan percuma jika pohon “kelebihan” nitrogen.
PERCUMA.
Biar enggak panjang-lebar, intinya adalah:
Semakin banyak unsur nitrogen yang Anda berikan selama fase veraison hingga panen, maka semakin tinggi kadar asam buahnya—sekalipun Anda memberi pupuk ber-kalium tinggi.
Jadi, itulah “penyebab” buah anggur terasa asam.
Meskipun buah tampak mulus, besar-besar, dan matang sempurna.
Dan itu juga sekaligus menjadi jawaban atas pertanyaan kedua; Gimana biar buahnya bisa manis?
Jawabannya adalah:
Hentikan aplikasi pupuk berkandungan nitrogen seperti NPK dan KNO3 Putih setelah memasuki fase veraison.
Cukup berikan pupuk MgSO4 dosis ringan sampai panen, untuk menjaga daun tetap hijau & sehat—sehingga daun bisa memproduksi zat gula buah secara optimal.
Jika Anda sudah punya ebook: Kebun Anggur Superior (Edisi Terbaru 2025)
Di sana saya share “resep” pemupukan lengkap dari fase pra-pangkas pembuahan → sampai selesai panen.
SANGAT LENGKAP.
JELAS.
DAN RINCI.
Jadi, ikuti aja resep tersebut secara tepat & presisi.
Kemudian nikmati hasil panen “berkualitas unggul”.
Mulus. Manis. Krenyesss!
Tapi jika Anda BELUM punya ebooknya…
Waktu Anda hampir habis.
Karena promo Diskon (potongan Rp100.000) akan berakhir sebentar lagi.
Anda punya kesempatan sangat, sangat terbatas.
Segera ambil promonya di sini:
https://daunku.com/kebun-anggur-superior
https://daunku.com/kebun-anggur-superior
Pelajaran pun berakhir.
Barakallahu fiikum,
Ibnul ‘Inab
