Pohon anggur Anda “overdosis” kapur dolomit? Angkat tangan, deh.

Abis shalat Maghrib mendadak mata ngantuk berat, sampai gak kuat mau pulang ke rumah.

Akhirnya, tidur dulu di masjid sampe masuk ‘Isya. 😴

Selesai ‘Isya-an, langsung pulang bikin kopi item panas. Ehh, tiba-tiba turun hujan deres.

Kok pas bener.

Ceritanya, saya lagi mau ngopi sama nyemil pisang goreng “sale” (pisang yang diiris tipis-tipis, lalu digoreng pake tepung) sisaan tadi siang.

Entah kenapa, dari dulu saya sangat menikmati suara gemericik hujan. Suara dan hembusan udara sejuknya bikin suasana hati dan pikiran jadi rileks. Apalagi dibarengi ngopi + gorengan, surga dunia banget, tuh! 😋

Kopi item pun sudah jadi, tapi masih panas.

Sambil nunggu agak angetan, saya mau cerita sedikit soal “kapur dolomit”.

Ceritanya begini:

Belum lama ini ada penghobi yang konsul ke saya soal pohon anggurnya tumbuh kerdil, enggak gede-gede, sejak beberapa bulan lalu.

Melihat video yang beliau kirim, saya lihat memang bener, pertumbuhan pohon sangat gak normal. Dan saya lihat, daun-daunnya seperti ada gejala kekurangan kalsium.

Maka saya tanya ke beliau, “Pohon sudah pernah dikasih kapur dolomit belum? Kalo udah, kapan dan berapa banyak?”

Jawaban yang saya dapat cukup menarik.

Ternyata ia sudah memberikan kapur dolomit 1/2 kg setiap bulan selama beberapa bulan ke belakang.

“Waduh!” Kata saya spontan.

Berarti itu pohon bukan gejala kekurangan kalsium, tapi ada kemungkinan “komplikasi” kekurangan unsur hara mikro seperti besi, zink, boron atau lainnya, akibat pH tanah melampaui level 7.5, alias terlalu basa (alkali), disebabkan overdosis kapur dolomit.

“Jadi, gimana solusinya?” Tanya beliau.

Untuk kasus begini, jujur aja saya biasanya angkat tangan, nyerah. Karena amat sulit membuang kandungan kapur dolomit berlebih di dalam tanah.

Perlu waktu setahun atau bahkan bertahun-tahun, untuk menunggu kadar kapur dolomit sebanyak itu berkurang drastis.

Dengan terpaksa saya jawab:

“Biasanya, kawan-kawan yang pohon anggurnya overdosis kapur dolomit, mereka bongkar terus tanam ulang ke lubang tanam baru. Karena itu cara paling cepat untuk memperbaiki situasi.”

Saya sebutkan “kawan-kawan”, karena sebelum-sebelumnya enggak sedikit juga orang yang konsul ke saya dengan kasus sama. Dan saran yang saya berikan tidak berbeda seperti di atas.

Di sisi lain:

Untuk men-support beliau supaya merasa tidak sendirian, bahwa banyak juga kawan-kawan lain yang mengalami masalah sama. Setidaknya, mengurangi perasaan pesimis beliau.

Poinnya:

Kebanyakan tanah, terutama di kawasan pemukiman kota yang tanahnya merupakan hasil urug / timbunan, umumnya memiliki pH tanah yang rendah (asam). Sehingga, perlu diberikan kapur dolomit secara berkala. Biasanya, aplikasi 4-6 bulan sekali sudah cukup.

Hindari memberikan kapur dolomit berlebihan!

Karena memperbaiki tanah ber-pH asam sangatlah mudah. Tinggal kasih kapur dolomit, beres.

Sedangkan memperbaiki tanah ber-pH basa, apalagi overdosis kapur dolomit, ini bukan perkara mudah. Butuh kerja keras untuk membenahinya.

Kalo Anda berencana memesan tiket Konsultasi Anggur Exclusive.

Sementara kasus Anda mirip seperti cerita di atas. Sebaiknya “batalkan” aja, cukup ikuti saran saya tadi (bongkar, pindah tanam).

Tapi kalo kasusnya beda, maka layanan konsultasi Daunku.com mungkin layak Anda pertimbangkan.

Silakan AMBIL tiketnya di sini:

===

Ingin “melengkapi” kebun anggur Anda dengan varietas baru?

Daunku.com menyediakan lebih dari 50 pilihan varietas berbeda dengan harga mulai Rp49 ribu, dan jaminan Garansi 15-30 Hari sejak bibit Anda terima.

Lihat katalog lengkapnya di sini:

Itu aja cerita malam ini, sampai bertemu lagi besok, InsyaAllah. 😉

Barakallahu fiikum,

Ibnul ‘Inab

Gunakan Pupuk Ini, Agar Pohon Anggur Anda Cepat Berbuah!

Ada lebih dari 100 produk pupuk komersial di pasaran, namun kurang dari 10% yang cocok untuk tanaman anggur.

Memilih jenis pupuk anggur yang SALAH akan menimbulkan setidaknya satu dari dua masalah:

  1. Pupuk tidak memberikan manfaat apapun bagi tanaman, sehingga upaya pemupukan Anda menjadi sia-sia.
  2. Kandungan pupuk berlawanan dengan apa yang dibutuhkan tanaman, sehingga menyebabkan gangguan pertumbuhan pada pohon anggur Anda, bahkan sampai merusak fisik tanaman seperti; daun menguning, mengering, hingga rontok; pertumbuhan pucuk, daun dan tunas baru melambat bahkan macet; atau gejala kerusakan lainnya.

Maka…

Mengetahui jenis pupuk yang TEPAT untuk tanaman anggur merupakan kebutuhan mendesak, sebelum Anda melangkah lebih jauh merawat pohon anggur kesayangan Anda.

Jadi apa saja jenis pupuk yang tepat tersebut? Artikel ini menjawabnya secara lengkap dan mendalam.

Inilah tiga poin utama yang akan Anda pelajari:

  1. Kapan pohon anggur PERLU vs TIDAK PERLU dipupuk?
  2. Bagaimana strategi pemupukan yang benar?
  3. Produk pupuk apa yang ideal?

Dengan memahami ketiga poin tersebut…

Setidaknya Anda menjadi tahu kapan pohon harus dipupuk dan jenis pupuk apa yang dibutuhkan. Sehingga, Anda tidak perlu repot-repot memupuk pohon anggur Anda, ketika pohon tidak membutuhkannya.

Sudah siap?

Mari kita mulai poin pertama.

1. Kapan Pohon Anggur PERLU vs TIDAK PERLU Dipupuk?

Sama seperti makan.

Orang dengan berat badan “berlebih” mungkin hanya perlu makan 2-3 kali sehari untuk menurunkan berat badannya. Bagi yang tubuhnya “porsional”, bisa makan lebih sering atau jarang sesukanya.

Sementara mereka yang “kurus”, kebanyakan dokter menyarankan makan 5-6 kali sehari dengan porsi kecil-kecil untuk meningkatkan berat badan mereka secara bertahap.

Kembali ke pohon anggur.

Seberapa cepat pertumbuhan mereka?

Amati “panjang ruas” rata-rata pada percabangannya. Apabila banyak ruas yang panjangnya lebih dari 12cm, artinya pohon anggur Anda kelebihan nutrisi. Jika kurang dari 5cm, menandakan pohon sudah lama kelaparan.

Di tengah-tengah antara 5-12cm adalah pertanda baik yang merupakan rentang normal, di mana pohon anggur Anda tumbuh porsional.

Selain panjang ruas, perhatikan juga “bentuk batangnya” apakah gepeng atau bulat?

Apabila panjang rata-rata ruas berada di kisaran normal namun bentuk batang cenderung gepeng, menandakan pohon anggur Anda mulai kelaparan.

Sebagai pembanding:

Pohon anggur yang sehat dan subur akan memiliki percabangan dengan batang berbentuk bulat dan panjang ruas rata-rata antara 5-12cm.

Sampai di sini bisa kita simpulkan:

  1. Pohon anggur Anda PERLU dipupuk ketika banyak cabang memiliki batang dengan bentuk gepeng dan panjang ruas kurang dari 12cm, atau ketika batang bulat tetapi panjang ruasnya rata-rata kurang dari 5cm.
  2. Pohon TIDAK PERLU dipupuk apabila banyak cabang memiliki batang dengan panjang ruas rata-rata melebihi 12cm, tidak peduli apakah bentuk batangnya gepeng atau bulat.

Jika pohon anggur Anda saat ini dalam situasi pertama (perlu dipupuk), maka lakukan pemupukan menggunakan strategi yang tepat.

Seperti apa strateginya? Itulah pembahasan poin kedua.

2. Bagaimana Strategi Pemupukan yang Benar?

Kembali ke cerita di awal tentang orang “kurus”, di mana para dokter menganjurkan mereka makan porsi kecil namun dalam frekuensi lebih sering (5-6 kali sehari).

Pertanyaannya:

Apa saja yang harus dimakan, dan bagaimana membaginya ke dalam 5-6 porsi sehari?

Jawaban dari kedua pertanyaan ini penting, karena sangat memengaruhi hasil akhir; apakah tubuh orang tadi menjadi lebih BERISI dalam sebulan ke depan, atau TIDAK ADA perubahan sama sekali.

Maka…

Para dokter pun menjawab dengan menyarankan mereka untuk mengonsumsi jenis makanan yang kaya protein, agar bisa menaikkan berat badan secara efektif.

Begitu juga pohon anggur Anda.

Harus jelas, pohon anggur Anda kelaparan unsur hara apa?

Jika pohon kekurangan unsur hara “Kalsium (Ca)”.

Namun Anda memberinya pupuk yang kaya unsur hara lain dengan minim kandungan Kalsium, maka pohon anggur Anda akan tetap “menderita”.

Di sinilah pentingnya Anda memahami gejala-gejala kekurangan nutrisi pada tanaman anggur.

Seperti apa gejala kekurangan unsur kalsium, nitrogen, phosphate, kalium dan seterusnya. Sehingga, Anda bisa memberikan jenis pupuk yang tepat sasaran berdasarkan jenis unsur hara yang tidak tercukupi pada tanaman.

Namun jujur saja…

Tidak mudah menguasai pengetahuan tersebut!

Saya sendiri masih sesekali “meleset” dalam menyimpulkan kondisi pohon anggur yang kelaparan, apakah ia sedang kekurangan unsur A atau B atau C. Meskipun, saya sudah berkecimpung lama di bidang ini – lebih dari 10 tahun.

Kabar baiknya:

Anda tidak perlu menguasai itu semua, setidaknya untuk SEKARANG.

Anda bisa kuasai pengetahuan tersebut sambil jalan, sedikit demi sedikit selama beberapa tahun ke depan, sebagaimana yang saya terapkan selama ini.

Yang perlu Anda lakukan sekarang adalah:

Membuat “strategi” pemupukan yang benar.

Anda menyusun strategi bagaimana mengantisipasi dan mengatasi masalah kekurangan nutrisi, TANPA perlu tahu pohon sedang kelaparan unsur hara apa.

Tidak penting apakah pohon kekurangan unsur A, B, atau C.

Kuncinya adalah bagaimana “seluruh” jenis unsur hara yang dibutuhkan pohon anggur bisa Anda penuhi seoptimal mungkin, sehingga menekan potensi kekurangan unsur hara apapun di sepanjang hidup tanaman.

Caranya paling mudah adalah dengan membuat kategori pemupukan berdasarkan fase pertumbuhan tanaman.

Saya membagi fase tumbuh pohon anggur menjadi tiga, yaitu:

  1. Fase pembesaran pohon (vegetatif)
  2. Fase pembuahan (generatif)
  3. Fase pembesaran buah hingga panen

Pohon anggur membutuhkan unsur hara “tertentu” dengan jumlah berbeda pada masing-masing fase.

Tugas Anda adalah memberikan pupuk dengan kandungan unsur hara yang paling banyak dibutuhkan di setiap fase.

Apa saja unsur haranya? Ini dia.

1. Fase pembesaran pohon (vegetatif)

Fase vegetatif adalah fase tanaman sejak hari pertama pohon ditanam ke lahan atau pot, hingga tanaman tumbuh besar menjadi pohon dewasa yang siap berbuah.

Selama fase ini, pohon anggur membutuhkan nutrisi “berimbang” untuk membangun seluruh organ akar, batang, cabang, daun, dan tunas secara kompak. 

Waktu pemupukan selama pembesaran pohon adalah setiap 2-4 minggu sekali sampai pohon siap dibuahkan pertama kali.

2. Fase pembuahan (generatif)

Setelah pohon tumbuh besar dan siap berbuah, maka ia membutuhkan unsur hara “phosphate (P)” sedikit lebih banyak untuk menopang pembentukan bunga.

Waktu pemupukan yang tepat untuk fase ini adalah 2-4 minggu sebelum pembungaan.

3. Fase pembesaran buah hingga panen

Setelah pohon anggur berhasil berbunga, kemudian seluruh bunga berubah menjadi buah, maka sejak saat itu sampai menjelang panen, pohon anggur membutuhkan unsur hara Nitrogen dan Kalium dalam jumlah “sangat” besar.

Pemupukan fase ini dilakukan 2-4 minggu sekali, dimulai sejak buah berukuran sebesar biji jagung sampai mendekati panen.

Jadi…

Itulah tiga fase tumbuh pohon anggur paling utama yang harus dipahami oleh penghobi “pemula”.

Untuk penghobi berpengalaman, itu akan berkembang menjadi 5 fase yaitu; fase pra-tanam, vegetatif, generatif, pembesaran buah hingga panen, dan pasca panen.

Tapi di sini…

Saya tidak akan membahas dua fase tambahan lainnya (pra-tanam dan pasca panen).

Oke, setelah Anda tahu kebutuhan unsur hara dominan pada masing-masing fase, selanjutnya apa?

Langkah selanjutnya sekaligus terakhir adalah menentukan “produk” pupuk apa  yang paling sesuai dari lusinan produk pupuk komersial di luar sana.

3. Produk Pupuk Apa yang Ideal?

Supaya lebih mudah, saya akan merekomendasikan beberapa merek pupuk, mengingat setiap merek tidak selalu tersedia di semua kota.

Jadi, silakan gunakan merek yang paling mudah Anda dapatkan di daerah Anda.

Lupakan pertanyaan; “merek mana yang bagus?” Karena faktanya, semua merek nyaris sama-sama bagus. Yang paling penting bukan mereknya, tapi “komposisi” unsur hara yang dikandungnya.

Kita mulai dari fase vegetatif.

Produk pupuk fase vegetatif

Karena pohon anggur membutuhkan unsur hara “berimbang” selama fase ini, maka Anda bisa gunakan pupuk dengan komposisi NPK (Nitrogen, Phoshpate, Kalium) berimbang seperti; 10-10-10, 12-12-12, 15-15-15, 16-16-16, 20-20-20, dan semisalnya.

Intinya, ketiga unsur hara tadi (NPK) berada pada jumlah setara.

Merek paling umum di pasaran antara lain:

  • NPK Mutiara 16-16-16
  • NPK Pak Tani 16-16-16
  • NPK Phonska 15-15-15
  • NPK DGW 16-16-16
  • NPK YaraMila 16-16-16
  • NPK LaoYing 16-16-16

Produk pupuk fase generatif

Ketika sedang menumbuhkan calon-calon bunga, pohon anggur membutuhkan unsur hara “phosphate” sedikit lebih banyak dari sebelumnya.

“Oh, berarti pohon perlu dikasih pupuk yang mengandung phosphate tinggi.” Spontan Anda berpikir begitu, bukan?!

Sayangnya, itu BUKAN ide bagus.

Mengapa?

Karena tidak semua unsur hara phosphate yang terkandung pada pupuk vegetatif sebelumnya akan diserap habis oleh pohon anggur Anda. Mengingat, phosphate merupakan salah satu jenis unsur hara yang lambat terurai di dalam tanah.

Dengan kata lain, kemungkinan ada sejumlah unsur hara phosphate “mengendap” di dalam tanah sangatlah besar.

Tugas Anda adalah membuat unsur tersebut lebih cepat terurai, sehingga dapat diserap akar tanaman secara efektif.

Bagaimana caranya?

Berikan pupuk kandang atau kompos sekitar 1 bulan sebelum pembungaan pohon anggur. Sebab, pupuk organik sangat kaya akan “mikroba tanah” yang membantu mengurai unsur phosphate dari pupuk kimia.

Anda bisa membuat sendiri pupuk organik tersebut, atau membeli di lapak tanaman buah/hias terdekat.

Pilihlah produk pupuk kandang atau kompos yang menggunakan kemasan pabrik dan profesional, jangan kemasan karung bekas dan semisalnya. Tujuannya untuk meminimalisir produk pupuk organik berkualitas rendah dan abal-abal.

Produk pupuk fase pembesaran buah hingga panen

Selama pohon menggendong bakal buah sampai mendekati umur panen, pohon membutuhkan unsur hara Nitrogen (N) dan Kalium (K) dalam jumlah sangat besar.

Jika kebutuhan kedua unsur ini tidak terpenuhi, Anda akan memetik panen dengan kualitas buah di bawah rata-rata.

Untuk mencukupinya…

Anda bisa memberikan pupuk berkandungan N dan K tinggi, umumnya dengan komposisi di kisaran N=13% dan K=46%, atau biasa disebut pupuk Kalium Nitrat (KNO3).

Merek pupuk kalium nitrat yang populer di Indonesia antara lain:

  • Kalium Nitrat DGW
  • PN atau KNO3 Putih Pak Tani
  • MerokeKALINITRA
  • KNO3 Cap Tawon
  • Kalium Nitrat Cap Daun

Itulah rekomendasi produk pupuk komersial yang bisa Anda gunakan untuk setiap fase pertumbuhan pohon anggur.

Jika kesulitan mencari merek yang sama di daerah Anda, maka belilah merek apapun yang tersedia, selama kandungan unsur haranya “mirip” seperti merek-merek di atas.

Dan pastikan juga bahwa merek tersebut umum digunakan oleh petani di daerah Anda, untuk menghindari pupuk abal-abal dan palsu.

Kesimpulan

Cara paling mudah untuk memastikan pohon anggur Anda mendapatkan “kecukupan” nutrisi adalah dengan memberikan pupuk sejak awal, sebelum pohon mengalami kelaparan – yang ditunjukkan dengan munculnya gejala kekurangan unsur hara tertentu.

Sebab, tidak mudah menentukan suatu gejala merupakan akibat kekurangan unsur hara A, B, atau C.

Dengan memberikan pupuk sejak awal dan diulang secara berkala, Anda bisa menghindari sebagian bahkan (mungkin) sepenuhnya masalah kekurangan nutrisi di sepanjang hidup pohon anggur Anda.

Namun Anda perlu menguasai “strategi” pemupukan yang tepat untuk memutuskan; jenis pupuk apa yang dibutuhkan berdasarkan fase tumbuh tanaman, serta kapan dan seberapa sering memberikannya ke tanaman.

Terakhir, Anda perlu membeli produk pupuk komersial yang kandungannya paling sesuai dengan kebutuhan tanaman di setiap fase tumbuhnya.

Satu lagi yang tak kalah penting:

Hindari sejumlah KESALAHAN teknis tanam & perawatan pohon anggur yang kerap dilakukan penghobi pemula di luar sana!

Supaya pohon anggur Anda terhindar dari berbagai masalah seperti; pohon tumbuh lambat atau macet, daun menguning hingga rontok, pucuk dan tunas keriting, buah pecah atau busuk, dan segudang masalah lainnya.

Apa saja “kesalahan teknis” yang sering dilakukan penghobi anggur pemula, khususnya di Indonesia?

Temukan jawabannya di sini:

Ebook: 40 Kesalahan Umum Penghobi Anggur Pemula

Hama Ini Menyebabkan Pucuk Tunas Anggur “Keriting” dan Solusinya

Ada satu jenis hama yang sering menyerang tanaman anggur “dadakan”.

Bisa pagi, siang atau sore hari, yang jelas tidak di malam hari.

Hama ini paling sering menyerang bagian pucuk cabang dan tunas baru, yang menyebabkan kedua organ tersebut cacat (keriting) dan pertumbuhannya “macet” seketika.

Contohnya seperti ini:

Gejala serangan hama Walang Sangit pada pohon anggur

Hama apakah itu? Bagaimana mencegah serangan mereka? Dan apa yang harus dilakukan jika pohon sudah terlanjur diserang?

Tulisan ini akan menjawabnya.

Begini kejadiannya:

Sore itu, saya merasa sangat senang karena melihat sejumlah tabulampot anggur koleksi saya tampak subur, sehat dan tak ada masalah apapun yang perlu dikhawatirkan.

Kebetulan usia mereka baru menginjak 3-4 bulan sejak pindah tanam ke planterbag 75 liter.

Targetnya:

Saya akan membuahkan mereka dalam 2-3 bulan ke depan. Tapi melihat kondisi cuaca juga. Kalo saat itu ternyata sering mendung, maka harus saya tunda sampai cuaca dominan cerah.

Beberapa menit kemudian… adzan Maghrib berkumandang.

Saya pun bergegas meninggalkan pohon-pohon anggur tadi, yang jaraknya hanya beberapa langkah dari pintu rumah.

Sore berganti petang, dan petang berganti fajar.

Lalu sampailah pada tengah hari, ketika matahari sedang teriknya di atas ubun-ubun kepala.

Pada saat itulah serangan terjadi.

Sepasang “Walang Sangit” tertangkap basah sedang bersantai menikmati pucuk dan tunas muda pohon anggur saya, tanpa merasa bersalah.

Bahkan…

Saya coba mendekat untuk mengambil foto mereka, dan mereka tidak peduli sedikit pun kehadiran saya. Seolah, dunia ini cuma mereka dan pohon anggur.

Lihatlah betapa asyiknya mereka makan bersama:

Hama Walang Sangit menyerang tanaman anggur

Saya tetap membiarkan mereka di sana, karena percuma saja saya usir, toh sudah terlanjur cacat bagian anggur yang mereka hisap. Jadi, anggaplah sedekah dan biarkan mereka mengisi perut hingga kenyang.

Tak lama berselang, satu per satu mereka terbang dan pergi entah kemana. Sekarang waktunya saya mengambil tindakan.

Apa yang saya lakukan?

Mengingat semua pucuk dan tunas yang cacat akibat hisapan Walang Sangit tidak akan bisa dipulihkan lagi, bahkan pertumbuhannya macet total.

Maka… saya memotes semua bagian yang cacat dan meninggalkan bagian yang sehat, supaya tumbuh tunas-tunas baru dari bagian yang sehat untuk melanjutkan pertumbuhan kembali normal.

Hanya itu yang bisa dilakukan.

Bagaimana mencegah Walang Sangit datang kembali?

Tidak ada cara yang bagus, karena kita tidak pernah tahu kapan mereka datang.

Jika mencegah dengan pestisida, artinya kita harus sering menyemprot pestisida ke tanaman anggur setiap pekan, dan itu bukan keputusan yang baik.

Saya tidak ingin mencemari pekarangan rumah saya yang “sudah” kotor oleh polusi udara dari jalan raya, dengan menambah residu pestisida ke dalamnya.

KECUALI… Walang Sangit melakukan serangan “brutal”.

Artinya:

Mereka menyerang beberapa hari sekali bahkan hampir setiap hari, yang menyebabkan kerugian besar pada pohon anggur saya.

Maka dengan terpaksa saya akan “bentengi” seluruh pohon anggur saya dengan pestisida, selama serangan brutal sedang berlangsung. Siapa saja yang mencoba makan bagian sekecil apapun dari tanaman anggur saya, mereka akan mati beberapa jam kemudian.

Jika tidak tampak seekor pun dari mereka datang ke markas saya selama seminggu atau lebih, pada saat itulah pestisida saya simpan kembali ke gudang, karena…

Perang Telah Berakhir!

Anda mungkin bertanya:

Apa pestisida untuk membasmi Walang Sangit? Berapa dosisnya? Kapan dan bagaimana jadwal penyemprotannya?

Semua itu sudah saya jelaskan di dalam Modul Tabulampot Anggur Pemula.

Pelajari modulnya di sini:

https://daunku.com/modul-tabulampot-anggur-pemula

Keong kuning kecil sebesar lidi, yang (mungkin) rajin mengunyah tanaman Anda setiap malam. Buat mereka bertobat atau musnahkan!

Apakah Anda “sering” melihat keong berwarna kuning dan ukurannya sangat kecil, cuma seujung lidi?

Binatang ini namanya Sumpil atau Siput Ujung Lidi, terserah Anda mau pakai istilah mana. Contoh gambarnya lihat aja di sini:

Mereka sering berkeliaran ke atas pot tanaman hias dan sayur, terkadang tanaman buah, kemudian menggerogoti bagian batang dan daun tanaman yang lunak.

Sumpil aktif di malam hari mencari makan dan tidur pada siang hari di tempat yang lembab dan terlindung dari sinar matahari, entah di dalam celah tanah, di bawah bebatuan atau kayu, dan semisalnya.

Yang jelas, di siang hari mereka nyaris tak terlihat.

Lalu apa?

Kalo Anda menemukan koloni Sumpil di dalam pot tanaman, segeralah bertindak sebelum mereka meletakkan puluhan – ratusan telur di dalam media tanam.

Karena populasi mereka bisa sulit dikendalikan, apabila terlanjur beranak-pinak.

Bagaimana cara membasmi Sumpil?

Ada 2 cara yang cukup efektif. Cara pertama dilakukan mekanis dan cara kedua menggunakan pestisida.

Cara mekanis:

Letakkan irisan timun, tomat, pepaya, semangka atau semisalnya ke atas media tanam pada sore atau awal malam.

Lalu esok pagi (bagusnya sebelum matahari terbit), segera pungut semua Sumpil yang sedang menikmati irisan buah tersebut, atau yang bersembunyi di bawah irisan.

Buang mereka ke tempat sejauh mungkin dari kebun Anda agar tak kembali, atau musnahkan dengan cara Anda sendiri, silakan saja.

Biarkan irisan buah tadi tetap di tempatnya, dan cek kembali keesokan pagi, siapa tahu masih ada gerombolan Sumpil lain di sana.

Intinya, lakukan cara di atas sampai Anda tidak menjumpai mereka lagi.

Cara aplikasi pestisida:

Cara ini sangat tidak disarankan, kecuali populasi Sumpil sudah sangat tak terkendali, sehingga koloni mereka bertebaran di sembarang tempat di pekarangan Anda.

Semprotkan “moluskisida” merek apa saja ke media tanam, tanah pekarangan, atau tanaman apapun yang diprediksi menjadi tempat bersarang Sumpil.

Gunakan dosis paling rendah yang tercantum di kemasan produk, dan penyemprotan dilakukan sore atau malam hari.

Umumnya, semua Sumpil yang bersentuhan dengan residu moluskisida akan mati malam itu juga.

Sekali lagi, prioritaskan cara mekanis sebelum pestisida!

Bagaimana pun, kesehatan lingkungan rumah dan keluarga Anda berada di bawah tanggung jawab Anda.

Dan seperti biasa…

Jika Anda kewalahan menghadapi pohon anggur Anda sakit2an, tumbuh lambat, atau lama tak kunjung berbuah, Modul Tabulampot Anggur Pemula (2024) bisa menjadi solusi praktis melawan masalah2 tersebut, InsyaAllah.

Pelajari isi modulnya di sini:

===

Atau… jika Anda ingin “menambah” koleksi varietas anggur import baru.

Anda bisa mendapatkan bibit anggur import dengan kualitas di atas rata-rata, harga mulai 49 ribuan, dan Garansi 14-30 Hari sejak bibit Anda terima.

Lihat katalog lengkapnya di sini:

Sementara itu aja, sih, yang mau saya share.

Barakallahu fiikum,

Ibnul ‘Inab

Prinsip tentang dosis pupuk yang “menyelamatkan” pohon anggur dan diri saya.

Semalam ada yang bertanya begini:

“Ketika memberi pupuk tahap pembuahan apakah dilihat dari kondisi fisik pohon anggur umurnya atau ada ciri² fisik dari pohon anggur?”

Pertanyaan ini kurang jelas bagi saya.

Tapi saya asumsikan; beliau sedang mencari tahu bagaimana menentukan “dosis” pemupukan yang tepat.

Jadi… mari kita bahas!

Saya dan Anda sepakat:

Setiap pohon anggur memiliki “kecepatan” tumbuh berbeda satu sama lain. Meskipun usia mereka sama, ditanam bersamaan, dan dirawat dengan cara yang persis sama.

Tetap saja, masing2 akan tumbuh dengan kecepatannya sendiri.

Sementara, kebutuhan “nutrisi” antara pohon berukuran besar dengan yang kecil pasti berbeda.

Maka mudah untuk menyimpulkan:

Dalam melakukan pemupukan, baik untuk memacu pembesaran pohon (vegetatif), pembuahan (generatif), maupun pembesaran buah, dosis pupuk sangat ditentukan oleh ukuran pohon bersangkutan.

Meskipun…

Kondisi tanah, cuaca, kapasitas berbuah, dan lain2 juga ikut menentukan. Tapi bagi pemula, terlalu rumit menggunakan aspek2 tersebut. Jadi, prioritaskan saja pada aspek pertama (ukuran pohon) untuk jalur aman. 😏

Prinsip dalam pemupukan (khususnya pupuk kimia):

“Lebih baik dosisnya kurang, daripada berlebih.”

Kalo dosisnya kurang, tinggal ditambah. Dan kalo enggak ditambah pun, tidak ada efek negatif pada tanaman. Paling2 manfaat pupuk menjadi kurang terasa.

Tapi kalo berlebih…

Pohon akan sakit dan mengganggu pertumbuhan. Tidak hanya itu, media tanam juga menjadi rusak. Sementara, memulihkan pohon dan media tanam yang overdosis pupuk itu enggak mudah.

Saya pribadi:

Selalu menggunakan dosis pupuk kimia “serendah” mungkin pada kondisi apapun. Nanti setelah beberapa waktu tidak terlihat ada peningkatan hasil yang diharapkan, barulah saya tambah lagi dosisnya.

Itu “menyelamatkan” saya dari kekacauan yang disebabkan overdosis pupuk.

Dan seiring jam terbang…

Saya akan tahu; dosis yang paling sesuai dengan kebutuhan pohon anggur saya. Sehingga, saya bisa memberikan dosis tepat sasaran, tanpa perlu lagi menerapkan pendekatan di atas.

Prinsip-prinsip tadi saya terapkan juga di dalam Modul Tabulampot Anggur Pemula. Supaya Anda tidak perlu khawatir; memberi dosis berlebih saat pemupukan, selama mengikuti pedoman yang saya jelaskan di sana.

Ini link modulnya:

Dan jika Anda:

Ingin mengoleksi varietas anggur import lain yang BELUM Anda miliki.

Saat ini sudah ready bibit anggur dengan 50+ pilihan varietas berbeda, harga mulai 49rb dengan Garansi 14 Hari sejak bibit Anda terima.

Lihat katalog lengkapnya di sini:

Barakallahu fiikum,

Ibnul ‘Inab

Maaf, seluruh konten di website ini tidak bisa Anda copy!

Scroll to Top