Overdosis Pupuk VS Keracunan Pupuk
Balasan email dari seseorang:
“Terimakasih atas artikel-artikel yang sangat menarik yang dikirim hampir setiap hari, saya pribadi selalu menunggu dan berharap dapat email notifikasi seperti ini setiap hari.
Saya sangat tertarik cara pemberian nutrisi ke tanaman seperti yang Bpk paparkan ini:
“…Yaitu pemupukan dilakukan hanya 1 kali saja pada setiap siklus. Artinya, pohon diberi beberapa jenis pupuk sekaligus sebelum dibuahkan, yang nantinya akan menyuplai kebutuhan nutrisi lengkap dari awal pembuahan hingga panen selesai…”
Namun terus terang saya belum terapkan cara ini, kondisi sekarang saya masih memberikan nutrisi untuk anggur kesayangan setiap pekan sesuai dengan dosis yang saya kira-kira “aman” untuk pohon.
Nah, timbul pertanyaan, Jika diterapkan pemberian nutrisi dalam jumlah banyak untuk setiap siklus hanya dengan sekali pemupukan, apa si pohon tidak over dosis?
Kondisi sekarang saya beri pupuk NPK seukuran 3 sendok setiap pekan (+/- 60gr), jika saya terapkan pemupukan dalam satu siklus hanya sekali pemupukan, bagaimana cara menerapkannya? Apakah langsung di jumlahkan dari dosis dasar 60gr atau bagaimana cara yang seharusnya?
Ohya, umur pohon anggur saya kira-kira 2 tahunan sejak tanam.
Terimakasih sebelumnya.”
===
Terima kasih juga sudah menjadi subscriber buletin email harian saya.
Pertanyaan menarik.
Soal “overdosis” pupuk, banyak penghobi yang SALAH memahaminya, di mana mereka menyamakan itu dengan “keracunan” pupuk — padahal keduanya berbeda.
SANGAT BERBEDA.
Meskipun dampak overdosis pasti mengarah kepada keracunan, namun pohon yang keracunan TIDAK selalu disebabkan overdosis.
===
Perbedaan simpelnya begini:
Overdosis pupuk artinya pohon diberikan pupuk tertentu dengan “dosis” sangat berlebihan, sehingga terjadi kelebihan suplai pupuk yang memicu keracunan.
Sedangkan keracunan pupuk sendiri bisa disebabkan oleh banyak hal — salah satunya akibat overdosis tadi — dan faktor lain seperti:
- Memberi pupuk terlalu dekat dengan batang tanaman.
- Menyemprot pupuk daun saat cuaca mendung atau menjelang maghrib.
- Memberi pupuk pada tanaman yang akarnya sedang sakit.
- Dan sebagainya.
===
Singkatnya:
Selama Anda memberi pupuk dengan dosis sesuai kebutuhan, dan cara aplikasinya TIDAK melanggar “pantangan” yang berlaku.
Maka, pohon anggur Anda akan 99.99% terhindar dari masalah overdosis maupun keracunan pupuk.
Sesederhana itu.
Tidak penting apakah pupuk Anda berikan sebulan sekali, seminggu sekali, setahun dua kali, atau lainnya.
===
Yang jadi patokan adalah:
Apakah dosis yang Anda berikan sudah sesuai dengan kebutuhan tanaman saat itu.
Jika Anda memberi pupuk “sebulan” sekali, maka dosisnya harus cukup untuk kebutuhan satu bulan, tidak kurang atau lebih.
Jika aplikasi “seminggu” sekali, dosisnya harus cukup hanya untuk satu minggu, tidak lebih.
Begitu juga pemupukan “6 bulan” sekali, pastikan dosisnya sesuai untuk memenuhi kebutuhan selama jangka waktu tersebut.
===
Terakhir, cara aplikasinya harus BENAR.
Prinsipnya, semakin besar dosis pupuk dalam satu kali aplikasi, maka pupuk harus diberikan dengan jarak sejauh mungkin dari batang tanaman.
Kemudian, jauhi semua “pantangan” apapun berkaitan teknis pemupukan.
Yang jika Anda langgar, maka — secara langsung atau tidak — akan merugikan kesehatan (bahkan nyawa) pohon anggur Anda.
Barakallahu fiikum,
Ibnul ‘Inab
Catatan:
📌 Apa saja “pantangan” pohon anggur terkait pemupukan? Saya telah membahasnya di dalam ebook bonus berjudul Daftar Lengkap: Kesalahan “Fatal“ Penghobi Anggur Pemula — di sini
📌 Dapatkan “bibit anggur” dengan kualitas mendekati standar internasional, tinggi 2-3 meter, siap berbuah dalam 1-3 bulan, Garansi 30 Hari, dan harga cuma Rp90ribuan — beli di sini
