Ini adalah materi lanjutan dari Panduan Menanam Tabulampot Anggur – 8 Bulan Siap Berbuah. Jika anda belum membacanya, silahkan baca sekarang juga!
Seperti yang telah saya sampaikan di artikel tersebut:
Teknis pemangkasan dan pemupukan tanaman anggur sangat bergantung pada model rambatan yang digunakan.
Dan ada banyak sekali model rambatan yang diterapkan oleh penghobi anggur di seluruh dunia.
Pada kesempatan ini, saya ingin share rambatan Model Teralis atau di luar negeri biasa disebut Trellis System.
Banyak sumber yang mengatakan bahwa Trellis System adalah salah satu model rambatan anggur terbaik yang mampu memberikan hasil buah sangat produktif.
Faktanya, hal itu memang benar…
Namun sebetulnya tidak hanya model ini yang terbaik. Masih ada model-model lainnya yang tidak kalah hebat. Namun saya belum berniat membahasnya.
Oke… karena waktu kita terbatas, mari kita mulai!
(STEP 1) Pembentukan Batang Pokok

Keterangan:
- Pasang ajir sementara setinggi 2 meter untuk membantu tanaman anggur tumbuh tegak lurus ke atas.
- Biarkan tanaman tumbuh hingga mencapai tinggi 2 meter dari permukaan pot.

Keterangan:
- Setelah mencapai tinggi 2 meter, pangkas dan sisakan antara 30 – 50 cm dari permukaan pot, sehingga Batang Pokok berhasil dibentuk.
(STEP 2) Pembentukan Cabang Primer

Keterangan:
- Ganti tiang rambat baru dengan model/bentuk seperti pada gambar dan ikat batang pokok ke tiang rambat, supaya posisinya tidak berubah.
- Beberapa waktu kemudian akan muncul tunas-tunas baru. Peliharalah 2 tunas paling atas dari 2 mata tunas yang berlawanan arah (mata tunas sisi kanan dan kiri pada batang pokok).
- Biarkan mereka tumbuh hingga masing-masing mencapai 1,5 meter.

Keterangan:
- Setelah mencapai 1,5 meter, pangkas dan sisakan masing-masing antara 4 – 6 mata tunas, sehingga Cabang Primer berhasil dibentuk.
- Ikat cabang primer ke tiang rambat supaya posisinya tidak berubah.
(STEP 3) Pembentukan Cabang Sekunder

Keterangan:
- Beberapa lama kemudian akan tumbuh tunas-tunas baru pada setiap mata tunas.
- Biarkan seluruh tunas tumbuh vertikal hingga mencapai ujung atas tiang rambat.
- Apabila ada beberapa tunas yang pertumbuhannya jauh lebih cepat dari yang lain, segera pijit batang tunas tersebut dengan jari hingga batangnya pipih/gepeng. Tujuannya untuk menghambat pertumbuhannya, sehingga seluruh tunas bisa tumbuh serempak dan berimbang.

Keterangan:
- Setelah semua cabang mencapai ujung atas tiang rambat, maka pangkas dan sisakan masing-masing 50 cm, sehingga Cabang Sekunder berhasil terbentuk.
- Ikat seluruh cabang ke tiang rambat supaya posisinya tidak berubah.
(STEP 4) Pembentukan Cabang Tersier

Keterangan:
- Beberapa waktu kemudian akan muncul tunas-tunas baru di ujung atas cabang sekunder.
- Tunas-tunas tersebut akan tumbuh besar menjadi Cabang Tersier.
- Biarkan cabang tersier tumbuh hingga mencapai pertumbuhan maksimumnya, yaitu ditandai dengan tidak adanya pertumbuhan daun baru pada pucuk cabang tersier dan seluruh permukaan kulit batang dari pangkal hingga pucuk berubah dari hijau menjadi coklat (berkayu).
- Setelah ciri-ciri tersebut terpenuhi, maka tabulampot anggur siap dibuahkan.
(STEP 5) Pembuahan
Berikut adalah teknis perlakuan lengkap untuk merangsang tabulampot anggur berbuah…
15 hari sebelum pangkas:
Berikan pupuk kandang kambing (1 – 2 gayung) dan Kapur Dolomit (2 – 3 sendok makan) dengan cara ditabur merata di atas media tanam.
10 hari sebelum pangkas:
Berikan pupuk MKP dan KNO3 Putih masing-masing 1/2 sendok teh dengan cara dilarutkan dalam 1 gelas air bersih, kemudian siram ke media tanam.
5 hari sebelum pangkas:
Berikan kembali pupuk MKP dan KNO3 Putih dengan dosis yang sama, kemudian hentikan penyiraman secara total (disebut Stress Air), di mana media tanam tidak boleh mendapatkan air sedikitpun.
1 hari sebelum pangkas:
Lakukan penyiraman pada malam harinya.
Hari pemangkasan:
Siram kembali pada pagi hari, kemudian lakukan pemangkasan pada 1 – 2 jam setelahnya. Setelah dipangkas, berikan kembali pupuk MKP dan KNO3 Putih dengan dosis yang sama. Sejak saat ini dan seterusnya, penyiraman dilakukan rutin setiap hari.
5 hari setelah pangkas:
Semprot POC DIGrow Merah (5 ml/liter air) ke seluruh batang tanaman. Jika masih ada sisa, siramkan ke media tanam.
Ilustrasi cara pangkas pembuahan:

Keterangan:
- Pangkas seluruh cabang sekunder dan sisakan masing-masing 2 – 7 mata tunas (tergantung varietas).
- Buang seluruh daun hingga tanaman gundul 100%.

Keterangan:
- Beberapa minggu kemudian akan muncul tunas-tunas yang merupakan cabang tersier baru, dan di saat yang sama tunas tersebut akan membawa bunga antara daun ke-3 sampai ke-5.
- Jika ada cabang yang tumbuh TANPA membawa bunga, maka biarkan tetap tumbuh, karena ia masih dapat menghasilkan bunga pada pembuahan berikutnya.
- Namun jika ada yang membawa bunga TAPI tidak lama kemudian bunga mengering/mati, maka segera pangkas cabang tersier tersebut dan sisakan 1 – 2 mata tunas, karena ia tidak akan bisa membawa bunga lagi di kemudian hari.
- Jangan memberikan pupuk apapun pada fase ini agar bunga tidak rontok.
(STEP 6) Pembesaran Buah dan Panen

Keterangan:
- Setelah bunga berubah menjadi buah seukuran ujung jari kelingking, maka pupuk mulai diberikan kembali untuk membantu pengisian dan pembesaran buah.
- Berikan pupuk NPK Mutiara Grower / NPK DGW Booster (1 sendok makan) setiap 1 bulan sekali.
- Semprot dengan POC DIGrow Merah (5 ml/liter air) dan Hijau (3 ml/liter air) bergantian, 3 kali Merah diselingi 1 kali Hijau, setiap 2 minggu sekali. Semprotkan ke daun dan batang (buah tidak boleh disemprot), jika ada sisa bisa disiram ke media tanam.
- Setelah seluruh cabang tersier tumbuh panjang, batasi jumlah daun maksimal 15 daun pada masing-masing cabang. Jika ada yang melebihi itu, segera pangkas pucuk cabang tersebut supaya pertumbuhannya terhenti. Tujuannya agar nutrisi bisa terfokus ke buah.

Keterangan:
- Buah anggur dapat dipanen antara usia 90 – 110 sejak pemangkasan (tergantung varietas).
- 30 hari sebelum panen: hentikan pemberian pupuk.
- 5 hari sebelum panen: hentikan penyiraman secara total (stress air). Tujuannya untuk mengurangi kadar air berlebih dan meningkatkan kadar gula pada buah, serta memperpanjang masa simpan buah setelah panen.
- Hari panen: petik seluruh buah dengan gunting, jangan sampai merusak struktur percabangan. Setelah itu segera lakukan penyiraman agar tanaman tidak mati kekeringan, dan mulai besoknya penyiraman dilakukan secara normal setiap hari.
(STEP 7) Pembuahan Berikutnya
Beberapa hari setelah buah dipanen, anda bisa mengulang kembali teknis pada STEP 5 untuk pembuahan selanjutnya.
Namun hal ini tidak disarankan apabila waktunya bertepatan pada musim hujan. Kecuali jika tabulampot anggur anda diberikan naungan atap transparan / atap UV, maka tidak masalah.
Intinya:
Tanaman anggur yang dibuahkan tidak boleh sering terpapar air hujan, karena bunga dan buah bisa rontok total.
Apabila tabulampot anggur anda tidak diberi naungan atap transparan, maka anda harus menunggu sampai masuk awal musim kemarau untuk pembuahan berikutnya.
Sementara…
…anda perlu menyuburkan kembali pohon anggur anda pasca panen dengan memberikan pupuk kandang (1 – 2 gayung) bersamaan kapur dolomit (2 – 3 sendok makan). Lalu 2 minggu kemudian diberikan NPK Mutiara (1 sendok makan).
Pemberian NPK Mutiara diulangi setiap 1 bulan sekali sampai tanaman siap dibuahkan kembali. Sedangkan pupuk kandang dan kapur dolomit diberikan sekali saja pada beberapa hari setelah panen.
Ilustrasi pangkas pembuahan berikutnya:


penjelasannya sangan menarik ini baru akan saya coba, terimakasih sangat menginsporasi saya terimakasih
Terimakasih sangat sangat membantu…..
Mantap. Trm’s arahannya om.
Trimakasi cari di geogle dpt ilmu dari Daunku.com smg bermanfaat,adakah jual media tanam dn obatnya.
Thanks ilmu nya, smoga smakin bermanfaat
Bermanfaat sekali,, terima kasih.. Btw punya info mengenai tanaman anggur brazil?
Terimakasih ilmunya, sangat bermanfaat
Penjelasan yang sangat komplit, tinggal di praktekan. terimakasih. sudah berbagi ilmunya
Luar biasa ilmu om Haris..Barakallah.
Ijin newbi dari Solo ini…slm kenal
terima kasih banyak penjelasan yang ok banget aku akan tiru mau beli ninel sama yupiter yang katanya genjah sehat selalu
Pak tempat saya dari bawah kog udah bercabang ,perlu dihilangkan 1 gk
Bang untuk pembentukan cabang primer dan sekunder pakai tunas Bud atau tunas air ya
info nya sangat bermanfaat
http://pokerdominoqqonline.com/agen-judi-bandar66-parnoqq/
Assalamualaikum. Pa Haris sy mau bertanya bisa kah POC Digrow diganti dengan yang lain , kalo bisa contoh nya seperti apa?
Assalamualaikum pa Haris . Saya mau tanya apakah pembentukan cabang-cabang itu di kasih pupuk dulu atau tidak? Dan waktu pembentukan cabang-cabang,jarak waktunya berapa lama atau hari?
Terimakasih sebelumnya
Pak ijin bertanya. Untuk model teralis ini dari tanam sampai panen estimasinya butuh waktu berapa lama?
terima kasih infonya
berarti di Indonesia hanya bisa panen sekali dalam 1 tahun ya???
informasi yang baik. sangat bermanfaat
Pemotongan tresier selanjutnya yang ke 3 kali dst gimana
Utk penanaman anggur model trellis gambar diatas panjang rambatan ke kiri dan kekanannya maks berapa meter dan utk tinggi rambatannya berapa meter
Om untuk pemupukan di awal tanam bibit baru masuk pot pake apa & berapa takaranya?soalnya saya liat teknik pemupukan hanya di step 5, thank’s….
detail sekali,good artikel.. ?. Allah yg membalas kebaikan /Ilmu yg jnengan share…. Ilmu yg bermanfaat pahalanya akan mengalir sampe dialam sana nanti ?
bagaimana perlakuan tunas air ketika baru pembentukan batang pokoknya pak (step 1&2), apakah dibuang atau dibiarkan
apakah ada toko offlinenya di malang? kalau ada, lokasinya dimana ya?
Mohon maaf mba, lokasi kami ada di Lampung.
Lampung ny dimana y om.
saya izin print bang buat pegangan
Askm om haris, sangat bermanfaat sekali ilmunya, terima kasih banyak om.
Mau tanya om, maklum pemula
1.Setiap pangkas cabang apakah daunnya digundul semua ?
2.Setiap tunas air apakan dibuang semua ?
Terima kasih om ats jawabannya
Wa’alaikumsalam pak…
1. Saat pangkas pembentukan cabang, daun dibiarkan saja. Tapi saat pangkas pembuahan, seluruh daun wajib dibuang.
2. Harus dibuang semua, kecuali jika ada tunas air yang ingin dijadikan cabang.
Terimakasih 😀
untuk pemesanan bibit anggurnya seperti apa?
Silahkan mengunjungi halaman ini:
https://daunku.com/jual-bibit-anggur/?ref=comment
Terimakasih buat penjelasannya om, sangat membantu sekali buat yg baru belajar nenem anggur seperti saya ?
Tapi masih ada yg saya belom paham ini om…
Maksimal panjang primer itu berapa ? Seumpama Kalo dibikin lebih dari 6 matun gimana ?
Pembentukan cabang tersier yg pertama tujuannya buat apa ya om ? Kalo seumpama tahap itu dilewati gimana ? Maksut saya, Sekundernya dibiarin aja tumbuh terus, dipangkasnya pas mau dibuahin aja gitu…
Kalo pertanyaannya salah tolong dimaapkan ya om ✌?
Bisa saja panjang cabang primer lebih dari 6 mata tunas, tapi setelah pembuahan pertama. Artinya, memperpanjangnya harus bertahap. Nantinya saat pembuahan berikutnya, cabang tersier paling ujung diarahkan ke samping/horizontal utk memperpanjang cabang primer. Memperpanjangnya cukup 4-5 mata tunas saja. Bpk bisa memperpanjang kembali pada pembuahan berikutnya. Begitu seterusnya, sampai panjang primer maksimal 2 meter.
Boleh dilewati.
Terimakasih 😀
Kapan nih ada kopi darat nya. Biar bisa praktek langsung nanem anggur
Apakah pd pemangkasan 1 utk btng primer hrs 2 m walaupun btang dari hasil grafting nya msh hijau atau tgu tua kecoklatan wlaupun tlh lbh dri 2 m? , tks, msh pemula 🙏
Saat pangkas pembentukan cabang tersier tidak tumbuh mata tunas dan daun agak kering.
Gimana cara mengatasi hal tersebut
Mohon penjelasan
Terimakasih
?
Ijin tanya, pada pembuahan berikutnya kembali pd step 5,; pertanyaan saya semakin sering dibuahkan otomatis cabang sekunder akan habis, mohon penjelasan untuk pembuahan berikutnya
Izin bertanya Pak..
jika membeli bibit anggur di toko pertanian atau di bibit online dengan bibit (yang biasanya okulasi) apakah itu sudah bisa disebut dengan batang pokok, lantas setelah itu kita fokus pada cabang primer?
Misi pak apakah harus anggur itu berbuah dicabang tersier..apakah tidak bisa dibatang premier..trimakasih
terima kasih atas semua keterangannya, ini sangat bermanfaat, semoga ini akan menjadi amal jariyah bagi mas Haris…aamiin yaa rabb…. jazzakallahu khayran.
Om bejo ngerti gak mana cabang sekunder sm primer? Dari gambarkan jelas banget kok
Jawab donk pertanyaanya
Sudah dijawab di bawah pak… 😀
terima kasih mohon izin save/copas or etc yang ada di web ini
saya sangat banyak ucapkan banyak terima kasih
Silahkan pak, terimakasih banyak kembali… 😀
Pemangkasan untuk vase pembuahan dilakukan dicabang sekunder ya pak? Bukan cabang tersier? Bedakah dh sistem rambat yg laon? mohon penjelasan
Pada pembuahan pertama kali, cabang yg dipangkas adalah cabang sekunder… Kemudian akan tumbuh cabang tersier sekaligus bunga.
Sedangkan pada pembuahan kedua dan seterusnya, cabang yg dipangkas adalah cabang tersier…
Setelah cabang tersier ini dipangkas dan disisakan 2 mata tunas, maka kita tidak lagi menyebutnya sebagai cabang tersier, tetapi sdh menjadi bagian dari cabang sekunder…
Setelah pemangkasan, akan tumbuh cabang tersier baru + bunga… Begitu seterusnya… Terimakasih 😀
Asww. Mohon penjelasan….apakah pada Step 1 pemotongan batang primer tsb hanya menunggu batangnya setinggi 2 merer atau menunggu batangnya berkulit keras atau berwarna coklat tua. Tks bantuannya.