Telah diperbarui November 2019.

Ingin memperbanyak tanaman anggur?

Gunakan teknik stek batang aja! Mudah, cepat dan murah.

Kali ini saya ingin berbagi pengalaman cara menanam anggur dengan stek batang atau cutting. Hanya perlu 3 langkah saja untuk melakukannya!

Yuk, kita mulai . . .

Persiapan Batang Stek Anggur

Sebelumnya, anda perlu menyiapkan batang anggur segar yang akan di-stek. Untuk meningkatkan keberhasilan tumbuh, batang yang digunakan harus memiliki kriteria berikut:

  1. Diameter batang minimal mendekati diameter pena, lebih besar makin bagus
  2. Batang telah berwarna coklat dan berkayu
  3. Panjang minimal 20 cm atau sejengkal orang dewasa, lebih panjang makin bagus
  4. Ujung atas dipotong miring sekitar 1-2 cm di atas mata tunas
  5. Pangkal bawah dipotong mendatar tepat pada mata tunas

Contoh batang stek anggur yang sesuai kriteria di atas:

Persiapan Batang Stek Anggur
Ujung Atas Batang Stek
Pangkal Bawah Batang Stek

3 Langkah Cepat Menyemai Cutting Anggur

#Langkah 1: Merangsang pertumbuhan tunas

Siapkan wadah persemaian. Di sini saya menggunakan botol bekas yang sudah dibelah.

Kemudian masukkan air sumur setinggi 2-3 cm. Hindari penggunaan air ledeng atau PDAM. Jika tidak ada air sumur, gunakan air mineral kemasan.

Lalu masukkan seluruh batang stek ke dalam wadah dengan posisi berdiri dan tegak lurus. Letakkan wadah di dalam ruangan yang sejuk dan jauh dari paparan sinar matahari langsung.

Simpan selama 1 – 4 minggu hingga muncul tunas, yang artinya batang stek berhasil tumbuh.

Selama proses tersebut, ganti air 2-3 hari sekali untuk menghindari tumbuhnya bakteri dan jamur yang memicu resiko pembusukan batang stek.

#Langkah 2: Merangsang pertumbuhan akar

Setelah tunas bermunculan, batang stek siap dipindah ke wadah baru dengan media tanah. Segera pindah sebelum akar tumbuh, untuk menghindari batang stek mati akibat gagal beradaptasi dengan media tanah.

Umumnya pertumbuhan tunas tidak serentak antara stek satu dengan yang lain.

Untuk batang yang belum bertunas, tetap dibiarkan dalam wadah air hingga tumbuh tunas, atau sampai ada tanda-tanda batang stek mati (gagal tumbuh) seperti kering atau membusuk.

Stek yang Telah Bertunas
Stek Siap Ditanam ke Polybag

Gunakan wadah transparan seperti gelas air mineral yang telah dilubangi bagian dasarnya, agar memudahkan kita dalam memantau pertumbuhan akar.

Wadah diisi campuran tanah + pasir atau sekam bakar (1:1). Jangan menambahkan campuran kompos apalagi pupuk kandang sedikit pun, karena bibit bisa mati dalam hitungan hari.

Kemudian batang stek yang telah bertunas tadi ditancap, lalu padatkan tanah agar stek berdiri kokoh dan siram hingga basah.

Letakkan bibit di lokasi yang terpapar sinar matahari pagi maksimal jam 10.00 WIB, untuk merangsang pertumbuhan akar lebih cepat. Siram 2-3 hari sekali untuk menjaga media tetap lembab. Jangan berlebihan atau terlalu sering disiram, karena bibit bisa membusuk.

Menyemai Batang Anggur

#Langkah 3: Pindah tanam

Setelah akar berhasil tumbuh dan tunas sudah setinggi 20 cm atau 1 jengkal orang dewasa, bibit bisa dipindah ke polybag ukuran sedang dengan media tanam berupa campuran tanah + kompos atau pupuk kandang (1:1).

Apabila menggunakan pupuk kandang, maka media tanam harus disimpan dulu selama 2-4 minggu sebagai proses fermentasi (dekomposisi). Jika tidak, bibit akan mati setelah dipindah tanam akibat keracunan pupuk kandang.

Namun jika menggunakan kompos, maka media tanam bisa langsung ditanami tanpa perlu didekomposisi terlebih dahulu.

Setelah bibit dipindah tanam ke media baru, letakkan tanaman di area yang terpapar sinar matahari penuh dari pagi hingga sore, untuk mempercepat pertumbuhan anggur.

Apabila tidak memungkinkan karena terhalang bangunan atau pohon, setidaknya tanaman harus mendapatkan cahaya matahari minimal 6 jam/hari.

Jangan lupa berikan tiang ajir sebagai rambatan!

Perlu dicatat, pertumbuhan tanaman anggur akan melambat bahkan berhenti ketika tidak ada media merambat di sekitarnya. Jadi, pemberian tiang ajir tidak boleh diabaikan.