Telah diperbarui November 2019.

Anda hobi berkebun tapi belum punya pohon anggur?

Duh, sayang sekali!

Padahal banyak keuntungan yang bisa anda dapat dari tanaman eksklusif ini.

Setidaknya ada 9 benefit yang tidak boleh anda lewatkan yaitu:

  1. Penampilan pohon berestetika tinggi
  2. Memiliki banyak fungsi untuk keperluan landscape taman
  3. Ukuran & bentuk rambatan pohon bisa diatur sesuka hati
  4. Mampu hidup di semua kawasan Indonesia
  5. Cara tanam dan perawatan relatif mudah
  6. Mampu berbuah sebanyak 2-3 kali dalam setahun
  7. Memiliki umur panjang mencapai 100 tahun
  8. Buah anggur bernilai komersial tinggi
  9. Bisa menjadi sumber penghasilan tambahan keluarga

Untuk melihat gambaran yang lebih jelas, mari kita bahas masing-masing benefit.

1. Penampilan pohon berestetika tinggi

Dibandingkan pohon buah apapun, tanaman anggur merupakan yang paling eksklusif secara penampilan. Coba lihat ini:

Pohon Anggur Sebagai Pagar Rumah
Rambatan Anggur Model Trellis
Tabulampot Anggur Kuning
Model rambatan anggur pergola / atap
Pohon Anggur di Atap Rumah
Tabulampot Anggur

Bayangkan foto-foto tersebut berada di pekarangan rumah anda!

Sampai hari ini, saya belum menemukan lawan yang setara dengan pohon anggur dalam hal penampilan, baik tampilan pohonnya maupun buahnya.

Foto-foto di atas, menjadikan buah anggur sebagai sudut pandang utamanya. Sekarang mari kita lihat dari sudut pandang lain, yaitu dari keindahan batang, ranting dan daunnya. Lihat ini:

Cara membuat para-para pohon Anggur
Dekorasi pohon anggur
Rumah Dihiasi Tanaman Anggur

2. Memiliki banyak fungsi untuk keperluan landscape taman

Tanaman anggur bisa ditanam untuk berbagai kepentingan seperti:

  • Atap teras / selasar rumah
  • Peneduh car port atau tempat parkir kendaraan
  • Penghias tembok bangunan
  • Penghias list-plank atap rumah
  • Penghias pintu gerbang
  • Pagar hidup atau penyekat taman
  • Tabulampot (Tanaman buah dalam pot)
  • Dan masih banyak lagi…

3. Ukuran & bentuk rambatan pohon bisa diatur sesuka hati

Anda bisa melihat foto-foto yang saya tunjukan sebelumnya, dimana rambatan pohon anggur dapat diatur secara kreatif dengan ukuran dan bentuk apapun yang anda inginkan.

Hal ini memungkinkan anda untuk menanam pohon anggur di pekarangan luas maupun sempit. Bahkan jika hanya memiliki area tanam 1 x 1 meter, anda masih bisa menanam anggur dengan sistem rambatan vertical (tegak lurus ke atas).

Bagaimana jika menanam di atas dak beton atap rumah?

Tidak masalah.

Anda bisa menggunakan pot sebagai wadah tanamnya. Gunakan pot berukuran besar (minimal pot plastik No.60) supaya media tanamnya tidak cepat kering akibat suhu udara dan kecepatan angin yang tinggi di atas dak atap rumah.

Selain itu, pilihlah bahan media tanam pot yang ringan agar tidak terlalu membebani dak beton. Misalnya menggunakan campuran: Tanah + Pupuk Kandang + Sekam Bakar + Cocopeat (1:2:2:1).

4. Mampu hidup di semua kawasan Indonesia

Tanaman anggur dapat tumbuh dan berbuah dengan baik hampir di segala tempat, mulai dari dataran rendah yang panas hingga dataran tinggi yang dingin.

Penjelasan lengkap masalah ini bisa anda baca disini: Syarat Tumbuh Tanaman Anggur

5. Cara tanam dan perawatan relatif mudah

Sama seperti tanaman buah lainnya, siapa saja bisa menanam dan merawat pohon anggur hingga berbuah produktif. Dengan catatan, anda mau belajar dan banyak membaca.

Saya telah menyediakan tutorial lengkap yang bisa anda pelajari disini: Panduan Budidaya Anggur

6. Mampu berbuah sebanyak 2-3 kali dalam setahun

Nggak percaya?

Berikut saya kutip penjelasan dari Balitjestro Indonesia (Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika Indonesia):

“…panen anggur di kawasan sub tropis hanya bisa sekali dalam setahun. Dan di Indonesia bisa hampir tiga kali, dan saat panennya bisa di atur sepanjang tahun.”

“…kalau kita menghitung tingkat produktifitas per hektar per tahun, maka anggur kita lebih produktif. Sebab dalam tenggang waktu 375 hari tersebut, rata-rata kita akan menghasilkan 30 ton anggur dalam tiga kali panen

Ir. Emi Budiyati – Peneliti Muda Balitjestro

7. Memiliki umur panjang mencapai 100 tahun

Sebetulnya bukan seratus tahun. Dilansir oleh Wein-Plus Glossary bahwa ada beberapa pohon anggur di Benua Eropa dan lainnya yang ditemukan telah berusia antara 100 – 500 tahun.

Anda bisa membaca artikelnya disini: Oldest Vine / Oldest Grape Varieties

8. Buah anggur bernilai komersial tinggi

Masih sangat jelas dalam ingatan saya 10 tahun yang lalu, harga buah anggur di pasar tradisional maupun supermarket tidak kurang dari puluhan ribu rupiah per kilogram.

Bagaimana dengan hari ini?

Sekarang, untuk buah anggur yang rasanya dijamin manis, harga berada di kisaran Rp75.000 – Rp250.000 /kg.

Yang menarik adalah harga buah anggur relatif stabil sepanjang tahun. Bahkan terus meningkat seiring adanya inflasi.

Apakah anda tidak mau punya pohon anggur yang bisa berbuah hingga 20 kg/pohon dalam sekali panen? Dan ingat lho, pohon anggur bisa berbuah 2-3 kali setahun.

Kalo anda punya 2 pohon saja, berarti dalam setahun anda bisa panen buah anggur sebanyak 80-120 kg. Jika kita ambil harga terendah Rp75.000/kg, maka panen anda setara dengan Rp6 juta sampai Rp9 juta.

Masih ragu menanam anggur di rumah? 😀

9. Bisa menjadi sumber penghasilan tambahan keluarga

Sampai hari ini peluang membudidayakan tanaman anggur masih terbuka sangat lebar.

Mayoritas buah anggur yang dijual di pasar tradisional maupun swalayan Indonesia merupakan buah import dari luar negeri, terutama China.

Jika anda mampu membudidayakan anggur di pekarangan rumah, maka anda bisa menjual hasil panen ke pedagang buah terdekat maupun mengundang masyarakat untuk membeli dan memetik langsung dari pohonnya.

Sebagai pedagang, membeli langsung dari kebun produksi akan sangat menguntungkan. Sebab, buah dijamin masih segar, sehingga daya simpan buah jauh lebih lama dibandingkan buah import.

Begitupun bagi konsumen, memetik buah anggur langsung dari pohonnya merupakan pengalaman yang sangat berkesan dan sensasional.